Landmark Indonesia dilihat dari angkasa [1/3]
19 May 2011
Dari aplikasi Google Earth atau melalui citra satelit di Google Maps, banyak hal menarik yang bisa ditelusuri. Satu hal yang terkadang saya lakukan adalah mencari tempat-tempat menarik di belahan bumi ini, dan melihat foto visualisasinya dari satellite view.
Nah, berikut ini gambar citra satelit dari landmark yang dimiliki Indonesia yang tampak mempesona jika dilihat dari atas angkasa. Untuk urusan ini, ternyata negara ini nggak kalah jauh dengan negara lain lho… :)
# Taman Mini Indonesia Indah
Dikutip dari tamanmini.com : Taman Mini “Indonesia Indah” terletak di Jakarta; berjarak sekitar 2 km dari terminal Kampung Rambutan, lebih kurang 5 km dari bandar udara Halim Perdana Kusumah, dan 200 meter dari gerbang tol Jagorawi. Adalah Siti Hartinah Soeharto—yang akrab dipanggil Ibu Tien Soeharto—mempunyai gagasan membangun kawasan wisata Taman Mini “Indonesia Indah”.
Di dalamnya antara lain terdapat :
1. Miniatur Arsipel Indonesia yang merupakan bangunan pokok TMII, berupa danau buatan dengan miniatur kepulauan Indonesia dengan skala 1 : 10.000 dan skala duga propel dibuat 2 x skala datar, berada di atas kawasan seluas 8,4 hektar. Posisinya lebih rendah dari jalan raya yang mengelilinginya dan rumah-rumah Anjungan Daerah di sekelilingnya. Dengan kedalaman 0,60 meter di pinggir sampai dengan 1,5 meter di tengah-tengah, danau buatan ini aman dan nyaman bagi pengunjung yang hendak bermain air.
2. Museum Purna Bhakti Pertiwi didirikan oleh Yayasan Purna Bhakti Pertiwi atas prakarsa Alm. Ibu Tien Soeharto. Berisi koleksi benda-benda dan cindera mata yang bersangkut-paut dengan perjalanan pengabdian Presiden Republik Indonesia Ke-2, Alm. HM Soeharto. Bangunan yang arsitekturnya mirip nasi tumpeng atau gunungan (sebagai kelengkapan inti upacara tradisional) yang melambangkan rasa syukur, keselamatan dan keabadian.
# Taman Wisata Mekarsari
Satu lagi peninggalan dari Pak & Ibu Harto, tempat wisata ini dulu dikenal sebagai Taman Buah Mekarsari. Dikutip dari mekarsari.com : Taman Wisata Mekarsari merupakan salah satu pusat pelestarian keanekaragaman hayati (plasma nutfah) buah-buahan tropika terbesar di dunia, khususnya jenis buah-buahan unggul yang dikumpulkan dari seluruh daerah di Indonesia. Selain kegiatan pelestarian, dilakukan juga penelitian budidaya (agronomi), pemuliaan (breeding), dan perbanyakan bibit unggul untuk kemudian disebarluaskan kepada petani dan masyarakat umum.
Taman seluas 264 hektar ini juga didukung oleh berbagai wahana yang mendekatkan pengunjung kepada alam, seperti : Wisata Kanal, Kids Fun Valley, Country Side, Wahana Melon, Wahana Salak, Konservasi Rusa Tutul, Wahana Air, Outbound, dll.
Tapi satu yang sering terabaikan -bahkan di website resmi juga tidak dicantumkan :( …, kompleks Mekarsari ini berbentuk seperti daun Pacar Cina. Dan gambaran sempurna dari wujud ini hanya bisa dilihat dari udara. Tapi sulit sekali menemukan sumber sejarah yang valid mengenai asal usul kenapa dipilih daun Pacar Cina sebagai wujud kompleks Mekarsari. Mungkin anda tau?
# Graha Garuda Tiara
Tidak banyak yang tahu tentang gedung ini. Padahal di pertengahan dasawarsa 90-an, gedung yang mulai dibangun tahun 1995 ini ingin digunakan sebagai penginapan atlet SEA GAMES XIX pada Oktober 1997. Gedung ini terletak di jalan raya Narogong – Cileungsi, Bogor. Tidak jauh dari Taman Wisata Mekarsari.
Dari udara, kompleks Garuda Tiara berwujud lambang negara Indonesia, “Garuda Pancasila”, dalam ukuran raksasa. Lengkap dengan kepala, sayap, ekor dan perisai Pancasila-nya.
Kompleks ini terdiri atas wisma A, B, C, D, dan E, yang merupakan bagian sayap dan masing-masing terdiri dari 3 lantai dengan total 456 kamar. Bagian dada dan kepala Garuda terdapat lobi dan ruang konvensi yang mampu menampung 3 ribu orang. Sedang di bagian ekor diperuntukkan bagi hotel.
Ada juga lapangan parkir yang luas hingga menampung 100 bus, dan landasan helipad. Tidak hanya itu saja, kompleks olahraga juga tersedia dengan 2 lapangan tenis, 2 lapangan basket, dan 2 lapangan volly, serta 2 kolam renang.
Tapi itu dulu… Sekarang kondisi bangunan ini terbengkalai seutuhnya. Interior dan eksterior sudah rusak total. Taman, bangunan, kaca, tembok, semuanya rusak oleh alam dan tangan jahil manusia… Bangunan ini masih menunggu campur tangan pemerintah untuk mengembalikan kejayaannya.
:: Selanjutnya : Landmark Indonesia dilihat dari angkasa [2/3] ::
:: Selanjutnya : Landmark Indonesia dilihat dari angkasa [3/3] ::






20 May 2011 at 10:41 am
[...] Tulisan ini menyambung tulisan sebelumnya di Landmark Indonesia dilihat dari angkasa [1/3]… [...]
23 May 2011 at 4:49 pm
[...] tulisan terakhir dari serial artikel sebelumnya di Landmark Indonesia dilihat dari angkasa [1/3] dan Landmark Indonesia dilihat dari [...]