Landmark Indonesia dilihat dari angkasa [2/3]
20 May 2011
Tulisan ini menyambung tulisan sebelumnya di Landmark Indonesia dilihat dari angkasa [1/3]…
# Monumen Nasional (Monas)
Berbicara mengenai landmark yang dimiliki Indonesia, tidak bisa melupakan monumen kebanggaan rakyat Indonesia yang satu ini, “Tugu Monas”. Dikutip dari jakarta.go.id : Tugu ini merupakan salah satu dari monumen peringatan yang didirikan untuk mengenang perlawanan dan perjuangan rakyat melawan penjajah Belanda yang dibangun pada tahun 1960 di jaman Presiden Soekarno.
Bentuk tugu ini sangat unik yaitu sebuah batu obelik yang terbuat dari marmer yang berbentuk lingga yoni -simbol kesuburan- dengan ketinggian 137 meter. Di puncak Monas terdapat cawan yang menopang puncak tugu berbentuk nyala obor dari perunggu. Beratnya mencapai 14,5 ton dan dilapisi emas 35 kg. Lidah api atau obor ini sebagai simbol perjuangan rakyat Indonesia yang ingin mencapai kemerdekaan.
Tugu Monas dibangun di areal seluas 80 hektar dan diarsiteki oleh Soedarsono dan F. Silaban, dengan konsultan Ir. Rooseno. Kompleks Tugu Monas resmi dibuka untuk umum pada tanggal 12 Juli 1975.
# Candi Borobudur
Borobudur adalah nama sebuah candi Buddha yang terletak di Magelang. Lokasi candi kurang lebih 100 km di sebelah barat daya Semarang dan 40 km di sebelah barat laut Yogyakarta. Candi ini didirikan oleh para penganut agama Buddha Mahayana sekitar tahun 800-an Masehi pada masa pemerintahan wangsa Syailendra. Dikutip dari yogyes.com : Borobudur adalah candi Budha terbesar yang berukuran 123 x 123 meter. Candi ini memiliki 1460 relief dan 504 stupa Budha di kompleksnya.
Borobudur dibangun oleh Raja Samaratungga, salah satu raja kerajaan Mataram Kuno, keturunan Wangsa Syailendra. Berdasarkan prasasti Kayumwungan, seorang Indonesia bernama Hudaya Kandahjaya mengungkapkan bahwa Borobudur adalah sebuah tempat ibadah yang selesai dibangun 26 Mei 824, hampir seratus tahun sejak masa awal dibangun.
Bangunan Borobudur berbentuk punden berundak terdiri dari 10 tingkat. Tingginya 42 meter sebelum direnovasi dan 34,5 meter setelah direnovasi karena tingkat paling bawah digunakan sebagai penahan. Enam tingkat paling bawah berbentuk bujur sangkar dan tiga tingkat di atasnya berbentuk lingkaran dan satu tingkat tertinggi yang berupa stupa Budha yang menghadap ke arah barat.
Satu hal yang menarik, dikaitkan dengan ajaran Budha, jika dilihat dari angkasa bentuk Candi Borobudur ini menyerupai Mandala. Mandala sendiri adalah suatu bentuk kosmologi alam semesta dalam ajaran Hindu-Budha yang digambarkan dalam bentuk lingkaran berulang. Ia tersusun dari 3 zona utama sesuai susunan alam semesta dari lapisan bawah sampai ke atas. Dan pastinya, Borobudur merupakan perwujudan Mandala terbesar di bumi ini!
# Candi Prambanan
Satu lagi warisan sejarah dari leluhur bangsa Indonesia yang masih bertahan dengan megah sampai saat ini, Candi Prambanan. Candi ini adalah kompleks candi Hindu terbesar di Indonesia. Terletak kurang lebih 20 km timur Yogyakarta, 40 km barat Surakarta dan 120 km selatan Semarang, persis di perbatasan antara provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta.
Dikutip dari yogyes.com : Candi Prambanan dibangun di abad ke-10 pada masa pemerintahan dua raja, Rakai Pikatan dan Rakai Balitung. Menjulang setinggi 47 meter (5 meter lebih tinggi dari Candi Borobudur), berdirinya candi ini telah memenuhi keinginan pembuatnya, menunjukkan kejayaan Hindu di tanah Jawa.
Candi Prambanan memiliki 3 candi utama di halaman utama, yaitu Candi Wisnu, Brahma, dan Siwa. Ketiga candi tersebut adalah lambang Trimurti dalam kepercayaan Hindu. Ketiga candi itu menghadap ke timur. Setiap candi utama memiliki satu candi pendamping yang menghadap ke barat, yaitu Nandini untuk Siwa, Angsa untuk Brahma, dan Garuda untuk Wisnu. Selain itu, masih terdapat 2 candi apit, 4 candi kelir, dan 4 candi sudut. Sementara, halaman kedua memiliki 224 candi.
Nah, keseluruhan kompleks candi tampak terlihat jelas jika dilihat dari atas seperti ini.
:: Sebelumnya : Landmark Indonesia dilihat dari angkasa [1/3] ::
:: Selanjutnya : Landmark Indonesia dilihat dari angkasa [3/3] ::






20 May 2011 at 10:44 am
[...] Selanjutnya : Landmark Indonesia dilihat dari angkasa [2/3] :: :: Selanjutnya [...]
23 May 2011 at 4:49 pm
[...] Ini tulisan terakhir dari serial artikel sebelumnya di Landmark Indonesia dilihat dari angkasa [1/3] dan Landmark Indonesia dilihat dari angkasa [2/3]… [...]