Baca ini dulu sebelum berburu dollar di freelancer.com

26 December 2012

Niat awalnya, saya ingin mencari tambahan penghasilan (dalam dollar $$$$ *tuing, tuing, mata berbinar-binar*) melalui pekerjaan yang bisa dilakukan secara online.

Situs freelancer.com atau freelancer.co.id, menjadi tempat yang cocok bagi pemburu dollar yang iseng-iseng plus pemula seperti saya. Situs ini sejatinya merupakan situs yang mempertemukan penyedia dan pencari pekerjaan freelance secara online terbesar di dunia. Berbagai jenis pekerjaan ditawarkan di sini, dari programming, desain interior, desain logo, fotografi, arsitektur hingga penyediaan jasa ‘likes’ Facebook. Bahkan salah satu pekerjaan yang sering ditawarkan adalah ‘menulis ulang (rewrite) angka/huruf dalam format image’. Ini adalah pekerjaan menulis kode captcha dengan bayaran US$0.0xx per kode. Ini berarti untuk menghasilkan US$1 harus menulis minimal 1000 kode captcha. Hadeuuhh…

Prinsip kerja atau cara kerja di freelancer.com (dan freelancer.co.id) seperti ini : ada yang berposisi sebagai pemberi kerja (atau employer) dan ada yang sebagai pencari kerja (atau freelancer).

- Pemberi kerja (employer) akan memposting pekerjaan (diistilahkan sebagai ‘project/proyek‘) yang ditawarkan kepada para freelancer beserta range budget yang disiapkan. Nanti para freelancer akan melakukan penawaran harga untuk pekerjaan tersebut. Fee yang diterima freelancer.com dari employer sebesar 30ribu rupiah per proyek atau 3% dari nilai proyek (mana yang lebih tinggi).

- Pencari kerja (freelancer), dengan skill dan kemampuan yang spesifik, akan melakukan penawaran harga untuk pengerjaan proyek yang ditawarkan para employer. Penawaran harga dilakukan pada range harga yang ditetapkan pemberi kerja. Bagi para freelancer nubie yang masih mencari experience, biasanya akan menawar di harga terendah, tapi bagi freelancer berpengalaman mungkin bisa memberikan penawaran di harga yang tertinggi. Fee yang dikenakan situs freelancer.com ke para freelancer sebesar 30ribu – 50ribu rupiah per proyek atau 3%-10% dari nilai proyek yang disepakati (mana yang lebih tinggi).

Sekilas tidak ada masalah dengan prinsip kerja situs ini. Eits, tapi tunggu dulu, nanti saya ceritakan pengalaman pertama saya (yang cukup tidak menyenangkan) sebagai member situs ini.

Pada saat registrasi, pengisian detil informasi pribadi membawa kita ke profil experience (XP) point yang lebih tinggi. XP yang tinggi akan membuat posisi kita sebagai pencari kerja lebih menonjol dibanding yang lain. Salah satu yang akan memberikan XP point cukup tinggi adalah link ke akun pembayaran, Paypal. Awalnya saya mengira link ke akun Paypal ini digunakan untuk mempermudah proses pembayaran saya sebagai freelancer. Dan kalaupun ada proses pendebetan di Paypal haruslah berdasarkan konfirmasi dari saya sebelumnya.

Dan inilah yang perlu dicermati, sistem kerja freelancer.com akan OTOMATIS mendebet fee proyek di akun Paypal saat seorang freelancer memenangkan sebuah penawaran proyek! Sialnya, informasi ‘otomatis’ ini tidak tertulis di FAQ. Asumsi saya, fee proyek akan didebet saat ada pembayaran/kredit yang dilakukan oleh employer ke freelancer. Dengan sistem yang ada sekarang, meskipun proyek itu gagal dikerjakan atau pihak employer tidak melakukan pembayaran ke freelancer, si freelancer yang telah dinyatakan memenangkan sebuah proyek, tetap dikenakan fee proyek yang kisarannya 30ribu-50ribu rupiah atau 3%-10% dari nilai proyek.

Dan itulah yang terjadi ke saya!

Sebagai seorang freelancer nubie, saya dengan riang gembira berhasil memenangkan sebuah proyek dengan harga US$820 untuk sebuah pekerjaan yang remeh temeh. Setelah mendapatkan konfirmasi kemenangan saya dari freelancer.com, dengan harap-harap cemas saya menunggu informasi dari employer mengenai detil pekerjaan dari proyek ini. Dua pesan elektronik juga saya kirimkan ke employer mengenai permintaan detil pekerjaan tersebut. Beberapa lama tak kunjung dibalas.

Lalu saya masuk ke detil akun transaksi saya, dan whoila!! tertulislah di sana bahwa saya sudah sukses melakukan pembayaran fee proyek sebesar 10% dari nilai proyek ke freelancer.com, sebesar US$82. Langsung dari akun Paypal saya, tanpa konfirmasi apapun sebelumnya.

Tak terima proses pendebetan Paypal yang tanpa konfirmasi (dan sebenarnya juga sudah curiga dengan niat baik dari employer), saya langsung mengirimkan tiket komplain ke support.freelancer.com. Sisi baiknya, respon dari mereka cukup cepat. Setelah menegaskan kasus ini dalam 2 kali pesan dan 2 kali reply, freelancer.com mengirimkan pesan :

I understand your concern about the project fee that was charged on your account. Please note that once a freelancer accepts a project, both parties (employer and freelancer) are charged for project fees depending on their membership type.

As such, both you and your employer (xxxx) were charged project fees. You can cancel your participation on an ongoing project but please be aware that we do not refund the project fee.

Saya berfirasat mau komplain bagaimanapun, pasti pembayaran fee ini tidak akan dikembalikan. Dengan kepasrahan akan kehilangan uang sekitar 820ribu rupiah, saya mencoba mengirimkan notifikasi ‘Dispute a Transaction’ melalui Resolution Center Paypal. Paralel dengan itu saya masih mencoba berargumen dengan tim Support freelancer.com mengenai kasus ini.

Setelah melalui 8 pesan selama 2 hari, pihak freelancer.com menutup kasus saya dengan alasan tidak ada jawaban dari saya atas pesan terakhir dari mereka. Keinginan saya sih masih ingin memperpanjang kasus ini, tapi apa daya keesokan harinya sudah masuk weekend, alhasil saya tidak sempat untuk memonitor perkembangan kasus ini terus menerus secara online. Penutupan case ini, masih konsisten dengan keputusan :

As communicated, once a freelancer accepts a project, both parties (employer and freelancer) are charged for project fees whether the project would be completed or not. Project commissions are non-refundable or cannot be canceled.

Thanks again for writing. We will be waiting for your reply.

freelancer3

freelancer2

freelancer1

**

Dan akhirnya di tengah kepasrahan dan puncak kegalauan, tiba-tiba 7 hari kemudian saya mendapat notifikasi dari Paypal bahwa open case yang saya buka di Paypal, telah di-close oleh Paypal. Dengan hasil seperti ini :

Status: Case Closed
Status Details: After reviewing your unauthorized activity claim, we have refunded the full amount of the claim. This case is now closed.

Horeee… !! Melalui paksaan dispute transaction di Paypal sebagai unauthorized activity claim, akhirnya uang yang telah didebet oleh freelancer.com berhasil dikembalikan :) Thank you, Paypal…

**

Moral cerita dari kasus ini adalah, baca dengan teliti FAQ pada setiap registrasi apapun, terutama yang menyangkut pembayaran. Sebisa mungkin jangan membuat link antara situs yang kita register dengan akun rekening elektronik sebelum mengerti betul sistem kerjanya. Dan jangan lelah memperjuangkan open case atau open dispute jika terjadi perselisihan dengan situs yang kita daftar.

Anyway, saya percaya freelancer.com atau freelancer.co.id merupakan situs penyedia layanan freelance terbaik. Dengan kejadian ini saya tidak kapok untuk masuk ke situs ini lagi, tapi memang seharusnya lebih berhati-hati dalam mengajukan penawaran sebuah proyek. Cermati dan lihat track record si employer, sama seperti saat employer memfilter para freelancer yang melakukan penawaran di proyek yang ia tawarkan.

Selamat mendulang dollar, jangan sampai membuang dolar!

Artikel Terkait :


About these ads

19 Responses to “Baca ini dulu sebelum berburu dollar di freelancer.com”

  1. agus supriyanto Says:

    Waah…trm msh info pengalamannya.tapi saya masih bingung, untuk ikut penawaran dalam freelance.boleh berbagi pengalamnnya?

    • Dewantoro Bimo Laksono Says:

      terus terang sekarang saya jarang buka website ini lagi :) tapi poin-nya adalah baca dengan teliti setiap penawaran proyek ya…


  2. wah thanks banget sharenya.
    Akhirnya proyeknya sendiri gimana, jadi atau nggak?

    • Dewantoro Bimo Laksono Says:

      ya nggak jadi :) si pemilik proyek juga udah entah kemana, nggak bisa dihubungi…

  3. gerry andrea sugara Says:

    wah keren mas pengalaman nya, emang kudu baca teliti ya setiap peraturan, ckck , tapi mas masih mau nyari project disana lagi?
    kalo masih mau, saya bisa kok mas jadi partner mas, itung2 saya cari pengalaman, kalau mas butuh partner email saya aja. bloggerry@gmail.com
    thanks ya mas.. :))

    • Dewantoro Bimo Laksono Says:

      hehehe.. oke siyaap..
      nanti kalau pekerjaan utama udah nggak terlalu banyak, saya coba cari project lagi ya :)

      • gerry andrea sugara Says:

        makasih ya mas, soalnya saya dulu pernah bekerja disalah satu konsultan IT (freelance saya), jadi memang mereka nyari project dari luar negeri, dan yang ngerjain nya itu ya orang2 dikantor, cuman saya gak tau cara dapetin project nya, heheh
        mungkin kalau mas mau, saya siap jadi partner mas.. thanks ya mas. :)) (sy masih mahasiswa mas, hehe)
        Regards, Gerry

  4. konkoow Says:

    croooot kasihan deh lue


  5. saya juga udah ikut ni, tapi masih bingung juga, blom pernah dapat job lagi hehe

  6. setia1heri Says:

    nais share gan…
    ane lg cari inpoh ginian

  7. atie Says:

    Thank u ya artikelnya,berarti bngt buat saya yg lagi bingung dgn sistem di freelancer..
    Btw,artikel anda cerdas dan mudah dipahami..thank u… :)


  8. pagi tadi setiba dikantor, saya baru baca article mengenai freelancers di Yahoo! Indonesia dan iseng2 buka freelancer.com trs register. ini baru pulang kantor, trs browsing iseng juga nyari tau mengenai situs “outsourching” online tsb. dan ktmu review dr pengalaman freelancer disini. saya krja sbg staff accounting, rasanya agak susah menang bid utk bidang saya. tp kl ada project apa gt boleh lah share krjain bareng2 hehe…
    thanks for sharing..

  9. geejhonshon Says:

    satu pengalaman yang berharga…. hehe… bisa jadi pelajaran bagi yang lain…

    saya sendiri saat ini lebih aktif di oDesk sebagai freelancer. Sukses selalu untuk kita semua. Salam kenal tuk admin.

  10. Heni Says:

    Hi Mas Dewa, mo nanya tentang freelancer.com/ co.id deung. Klu kita ikutan proyek trus kirim artikel kita itu akun paypal/ payza kita akan didebet langsung atau kalau kita sudah memenangkannya ya? Trus yang menang pasti dapetin uang ga? Satu lagi neeh, klu debet paypal diminta dipotong pas bayaran bisa ga?

    • Dewantoro Bimo Laksono Says:

      Nah, itu yang jadi bahasan di sini :)
      Begitu kita menang project, sudah dipotong utk biaya administrasi ke freelancer.com.. Yg menang pasti dapetin uang? sayang sekali nggak.. untung kalo pas dapet pemilik project jujur, klo pas apes dapet yang abal2, ya nasib..

      Debet paypal langsung dipotong pas menang project.. Nggak bisa dinego baik2 ke admin-nya :D

  11. Heni Says:

    Eh Mas kirimin reply ke email ya….soanya kadang ga thu klu di forum dah bales


  12. Thanks mas buat informasinya :-)

    oh iya mas, saya mau nanya nih, buat di freelancer.co.id apa harus menggunakan paypal atau visa sebagai metode pembayarannya ya? kalo gak punya gimana tuh mas? apa saya (freelance) tidak bisa mendapatkan pembayaran melalui bank local seperti BRI atau BCA?
    Mohon bimbingannya ya mas

  13. uung85 Says:

    Thanks mas buat informasinya :-)

    nanya juga, bagi yang paypalnya belum verifikasi apa bisa ga? mesti verifikasi?


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: