Baca sebelumnya :
:: Keteduhan Pantai Bama di Labuan Pandeglang
:: Tanjung Lesung yang sedang bersolek

 

Pada saat berlibur ke daerah Labuan, Pandeglang, aktivitas wisata kuliner tidak saya persiapkan baik-baik. Tapi untunglah ada akses internet di lokasi tujuan, dan whoila… muncullah nama RM Bu Entin di urutan teratas. Lokasinya berada di Jalan Raya Labuan, ruas jalan utama dari Labuan ke Carita.

Letaknya cukup strategis, hanya berjarak sekitar 1 km dari pertigaan Jalan Raya Panimbang – Labuan. Bertolak dari Hotel Kharisma Labuan atau PLTU Labuan membutuhkan waktu 10 menit, dan dari Tanjung Lesung sekitar 35 menit saja.

RM Bu Entin mempunyai spesialisasi di otak-otak ikan dan aneka sate seafood. Karena itu beragam jenis sate seperti udang, cumi atau ikan dipajang dalam etalase kaca di depan rumah makan. Sementara di bagian depannya terletak sejumlah tempat pembakaran yang tak henti mengeluarkan kepulan asap hasil pembakaran sate yang berjejer menggiurkan.

Baca selengkapnya…

Baca sebelumnya :
:: Keteduhan Pantai Bama di Labuan Pandeglang

Baca berikutnya :
:: 
Pesta sate seafood di RM Bu Entin Labuan

 

Bergerak dari Hotel Kharisma Labuan, kami melanjutkan ke Jalan Raya Panimbang – Labuan menyusuri pinggir paling barat Pulau Jawa. Berkendara dari pantai-ke-pantai sekitar 30 menit, kita akan sampai ke kawasan Tanjung Lesung. Jalanan menuju kawasan ini relatif lebih baik, meski jalan cukup sempit tapi laju kendaraan hanya tersendat sebentar di sekitar Pasar Panimbang. Minimarket seperti Indomaret atau Alfamart juga ada di sekitar pasar ini. Lebih baik memenuhi aneka perbekalan dulu di sini karena jalanan berikutnya lebih sepi.

Yang saya perhatikan di Jalan Raya Tanjung Lesung ini, hampir seluruh jembatan yang ada merupakan jembatan baru yang lebih kokoh dan berlapis beton. Bahkan di salah satu ruas, lapisan jalannya sudah jalan beton. Karena itulah jarak sejauh 20 km menuju Tanjung Lesung ini bisa ditempuh dalam 30 menit saja.

Tanjung Lesung merupakan kawasan yang pada tahun 2012 ini sudah ditetapkan menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata. Dengan ini, maka beberapa tahun ke depan akan diwujudkan Tanjung Lesung sebagai water front city ala Dubai atau Sentosa Island Singapura. Untuk pembangunan akses pendukungnya, di antaranya adalah pembangunan bandara baru Banten Selatan di Pandeglang dan akses jalan tol yang menyambung dari Tol Jakarta Merak yang sudah ada.

Baca selengkapnya…

Baca berikutnya :
:: Tanjung Lesung yang sedang bersolek
:: Pesta sate seafood di RM Bu Entin Labuan

Pantai barat Pulau Jawa memiliki pesona tersendiri untuk menikmati suasana laut dan wisata pantai. Jaraknya yang tidak terlalu jauh dari Jakarta, menjadi salah satu tujuan liburan favorit bagi warga ibukota dan sekitarnya. Di kawasan pantai seperti Anyer, Carita, hingga Labuan dan Tanjung Lesung sudah berdiri ratusan vila atau resor yang berharga sewa ratusan ribu hingga jutaan rupiah per malam.

Sayangnya akses jalan menuju kawasan ini terkendala jalan rusak karena kondisi aspal yang buruk, yang turut diperparah oleh curah hujan yang tinggi. Apalagi untuk menuju Anyer dan Carita, harus melalui daerah industri Cilegon yang jalannya dibebani oleh lalu lalang truk berbobot sekian ton.

Daerah Labuan menjadi alternatif terbaik selain kawasan Anyer. Beberapa hari lalu saat long weekend, perjalanan ke Labuan bisa ditempuh dalam waktu 3 jam dari Jakarta. Perjalanan menjadi tidak terlalu melelahkan. Kami sekeluarga masuk Tol Dalam Kota di Cililitan sekitar pukul 2 siang, dan sekitar pukul 5 sore sudah tiba di pertigaan menuju Jalan Raya Panimbang – Labuan.

Baca selengkapnya…

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.